Sejarah Dan Keunikan Gunung Merapi

Posted: Mei 26, 2011 in Indonesia, Sains Dan Alam, Sejarah, Tahukah kamu?, This Blog!!

Diantara 129 gunungapi aktif yang terletak di Indonesia mungkin Merapi termasuk yang paling terkenal

Banyak aspek yang membuat gunungapi ini menarik selain yang pertama tentu saja aktivitas vulkaniknya

Merapi adalah fenomena alam yang mampu memberikan sumber kehidupan yang baik dari kesuburan tanahnya dan kenyamanan untuk bertempat tinggal di sana


Masyarakat di lereng Merapi berdasarkan tinjauan sosiologis relatif homogen
dari segi etnisitas dan agama, sebagian besar masih menjalankan tradisi Jawa, berbahasa jawa, hidup komunal dan mempunyai sifat kekeluargaan gotong royong
mayoritas mata pencaharian agraris, sebagian kecil bergerak di bidang pertambangan, kepariwisataan dan pegawai negeri

SEJARAH GEOLOGI

Hasil penelitian menunjukkan sejarah terbentuknya Merapi sangat kompleks
Wirakusumah (1989) membagi Geologi Merapi menjadi 2 kelompok besar yaitu Merapi Muda dan Merapi Tua
Penelitian selanjutnya (Berthomier, 1990; Newhall & Bronto, 1995; Newhall et.al, 2000) menemukan unit-unit stratigrafi di Merapi yang semakin detil
Menurut Berthommier (1990) sejarah Merapi dapat dibagi atas 4 bagian, yaitu :
Pra Merapi (+ 400.000 tahun lalu), Merapi Tua (60.000 – 8000 tahun lalu), Merapi Pertengahan (8000 – 2000 tahun lalu) dan Merapi Baru (2000 tahun lalu – sekarang)

Skema penampang sejarah geologi Merapi menurut Berthommier, 1990

Peta sebaran endapan awanpanas Merapi 1911-2006
Hanya wilayah timur lereng yang bebas dari arah aliran awapanas dalam kurun waktu tersebut

SEJARAH ERUPSI

Erupsi Merapi tidak begitu eksplosif namun demikian aliran piroklastik (material vulkanik) hampir selalu terjadi pada setiap erupsinya
Secara visual aktivitas erupsi Merapi terlihat melalui proses yang panjang sejak dimulai dengan pembentukan kubah lava, guguran lava pijar dan awanpanas

Merapi termasuk gunungapi yang sering meletus. Sampai Juni 2006, erupsi yang tercatat sudah mencapai 83 kali kejadian
Secara rata-rata selang waktu erupsi Merapi terjadi antara 2 – 5 tahun (periode pendek), sedangkan selang waktu periode menengah setiap 5 – 7 tahun
Merapi pernah mengalami masa istirahat terpanjang selama selama 71 tahun ketika jeda antara tahun 1587 sampai dengan tahun 1658

Sejarah letusan gunung Merapi mulai dicatat sejak tahun 1768 Namun demikian sejarah kronologi letusan yang lebih rinci baru ada pada akhir abad 19
Pemantauan gunungapi juga baru mulai aktif dilakukan sejak awal abad 20. Selama abad 19 terjadi sekitar 20 letusan, yang berarti interval letusan Merapi secara rata-rata lima tahun sekali

Letusan tahun 1872 yang dianggap sebagai letusan terakhir dan terbesar pada abad 19 dan 20 telah menghasilkan Kawah Mesjidanlama dengan diameter antara 480-600m. Letusan berlangsung selama lima hari dan digolongkan dalam kelas D

KARAKTERISTIK GUNUNG MERAPI

Dari data kegempaan Merapi, tahun 1991 yang kaya gempa vulkanik dari berbagai jenis terlihat bahwa distribusi gempa Merapi lateral tidak jauh dari garis vertikal puncak Merapi ke bawah dan tidak tersebar luas. Pada kedalaman 1.5 – 2 km di bawah puncak tidak dijumpai adanya hiposenter gempa, demikian pula pada kedalaman >5 km. Gempa volkano-tektonik (VT) memerlukan medium yang solid dan bisa patah (brittle) sehingga zona-zona tidak terdapat hiposenter dianggap zona yang lembek (duktil) karena pengaruh suhu tinggi magma

Pembentukan kubah dan proses terjadinya awanpanas

Perbandingan antara kejadian tahun 1992 dan tahun 1994 (Ratdomopurbo,2000)

Kronologi erupsi menurut Hartmann (1935)

Ringkasan

Tipe : Strato-volcano

Petrologi : Magma andesit-basaltik

Dimensi : tinggi ± 2.978 m, diameter 28 km, luas 300-400 km2, volume 150 km3

Lokasi geografis : Pulau Jawa, latitude 7° 32′ 5″ S ; longitude 110° 26′ 5″ E

Posisi administratif : Propinsi Jawa Tengah & Daerah Istimewa Yogyakarta

Kabupaten : Sleman, Magelang, Klaten, Boyolali

Konteks geodinamik : Busur kepulauan, subduksi pertemuan lempeng Indo-australia dengan lempeng Asia

Dinamika erupsi : Pertumbuhan kubah lava diikuti guguran awanpanas Guguran lava pijar dan jatuhan piroklastik

Bahaya utama : Pyroclastic Flow (aliran awanpanas), bahaya sekunder lahar

Interval erupsi : Beberapa tahun (dalam 100 tahun terakhir rata-rata 2-5 tahun) Penduduk terancam di Kawasan Rawan Bencana III : ± 40.000 jiwa

MISTERI GUNUNG MERAPI

Gunung Merapi dipercaya sebagai tempat keraton makhluk halus
Panembahan Senopati pendiri kerajaan Mataram memperoleh kemenangan dalam perang melawan kerajaan Pajang dengan bantuan penguasa Merapi


Gunung Merapi meletus hingga menewaskan pasukan tentara Pajang, sisanya lari pontang-panting ketakutan
Penduduk yakin bahwa Gunung Merapi selain dihuni oleh manusia juga dihuni oleh makhluk- makhluk lainnya yang mereka sebut sebagai bangsa alus atau makhluk halus

Penduduk di daerah Gunung Merapi mempunyai kepercayaan tentang adanya tempat-tempat angker atau sakral
Tempat angker tersebut dipercayai sebagai tempat-tempat yang telah dijaga oleh mahkluk halus, dimana itu tidak dapat diganggu dan tempat tersebut mempunyai kekuatan gaib yang harus dihormati

Tempat-tempat yang paling angker di Gunung Merapi adalah kawah Merapi sebagai istana dan pusat keraton makhluk halus Gunung Merapi


Di bawah puncak Gunung Merapi ada daerah batuan dan pasir yang bernama Pasar Bubrah yang oleh masyarakat dipercaya sebagai tempat yang sangat angker


Pasar Bubrah tersebut dipercaya masyarakat sebagai pasar besar Keraton Merapi dan pada batu besar yang berserakan di daerah itu dianggap sebagai warung dan meja kursi makhluk halus


Awan mirip sosok Petruk pada letusan tahun 2010

Video Video

Sumber:

http://www.merapi.bgl.esdm.go.id/

Youtube

Kaskus

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s