Komunis = Atheis ??? (Pembunuhan Ideologi Oleh Orde Baru)

Posted: Mei 26, 2011 in Dunia, Indonesia, Politik, This Blog!!

Dulu waktu SD, saya diajarin di sekolah bahwa komunis adalah atheis.. sampai sekarang, saya ga nyangka bahwa anak sekolahan bahkan yg udah kuliah masih mendapatkan pelajaran menyesatkan khas Orde Baru itu..


belom lagi pas saya nonton film G30S/PKI, beberapa adegan di film itu menampilkan masyarakat yg antipati dgn PKI.. mereka mengatakan bahwa komunis itu masyarakat anti-Tuhan, sedangkan Indonesia ini berketuhanan yang maha esa…. pandai sekali penguasa-penguasa Orde Baru melencengkan sejarah, bahkan melencengkan ideologi politik menjadi sebuah kepercayaan…

dan yg paling parah, tidak hanya anak sekolahan, BAHKAN ORANG DEWASA PUN mengira bahwa komunis itu atheis

Sebelumnya, bagi yg belum tahu, komunisme merupakan sebuah ideologi politik dan komunis adalah penganut komunisme… lain dengan atheisme, atheisme merupakan sebuah ideologi kepercayaan dan atheis adalah penganut atheisme…

KOMUNISME

komunisme adalah sub-ideologi politik yang didefinisikan dgn ringan sebagai suatu paham pemerataan stratifikasi sosial dan kepemilikan finansialkaum buruh dan tani (proletar) dengan kaum pengusaha (borjuis) lewat pendekatan ekonomi kesejahteraan dan perjuangan rakyat kecil, sehingga tercipta sebuah persamaan dan kesetaraan hak dan kewajiban…. gerakan komunisme muncul sebagai koreksi atas ideologi liberalisme yang dianut Eropa, akar ideologi ini dari sosialisme

sosialisme (tinjauan politik) adalah kesetaraan strata sosial dan persamaan hak antara kaum borjuis (pengusaha) dengan proletar (buruh) dan untuk mencapai tujuan tsb, negara menjadi alat untuk memfasilitasi ekonomi, hukum, dan administrasi… negara bukan tujuan menurut sosialisme Marxian (berdasarkan pemikiran Marx)

lawan dari ideologi komunisme adalah liberalisme, karena liberalisme memberikan peluang kebebasan seluas-luasnya untuk rakyat dan negara merupakan fasilitas untuk mencapai kebebasan yg berdaulat tsb….

untuk memahami perbedaan ini dengan mudah, dalam komunisme tidak mengenal istilah kaya vs miskin, sedangkan dalam liberalisme mengenal istilah konglomerat vs melarat…

komunisme diperkenalkan oleh Karl Marx, seorang Yahudi Jerman… lewat thesisnya bersama Friedrich Engels yg berjudul “Manifest der Kommunistischen” (Manifesto Komunis)… nih bukunya, download: http://www.gutenberg.org/etext/61

Karl MaxKarl Max

Friedrich Engels

di dalam thesisnya itu, dia menulis bahwa agama adalah candu dikarenakan para theis terkurung dalam kotak yang disebut dogmatik

dia menggambarkan ajaran agama tentang doa dan usaha, para penganut agama cenderung dibutakan dengan “doa” sehingga gerakan mereka sempit dan terbatas… misalnya, jika kita berdoa semoga rezeki kita dipermudah Tuhan, maka kita akan melakukan aktifitas-aktifitas terbatas tanpa angan-angan untuk lebih (setidaknya, itu yg dia lihat di Jerman kala itu)…

di sinilah Marx menganalogikan bahwa selama masih ada agama, berarti penindasan masih subur (penindasan bukan disebabkan agama, tapi orang2 berlari ke agama tatkala terjadi penindasan)

oleh sebab itu, para komunis di USSR (Uni-Sovyet) dulu kebanyakan menganut atheisme

 “One hand works is better than a thousand hands clench“-Karl Marx

maksudnya, orang yg berusaha keras untuk maju lebih diutamakan daripada berdoa (mengepal maksudnya mengkritik para penganut agama, dalam hal ini yaitu Kristen)… 

jadi, bukan dikatakan non-agama, tapi seharusnya agama jangan dijadikan faktor memperlemah seseorang untuk tidak berusaha/malas (tidak melakukan revolusi atau perubahan)…

di Indonesia sendiri, PKI (Partai Komunis Indonesia) justru merupakan asimilasi dari 2 partai di zaman Kolonial Hindia-Belanda, yaitu SI (Sarekat Islam) danISDV (Indische Sociaal-Democratische Vereeniging).. lihat, bahwa PKI juga bermula dari partai berideologi agama, yaitu Islam.. 

saat itu, terjadi perpecahan di kubu SI, ketika di SI ada peraturan utk tidak ikut aktif dalam pergerakan revolusi kemerdekaan Indonesia, maka beberapa kadernya yg cenderung revolusioner tentu saja tidak setuju dgn peraturan tsb, maka dari itu, mereka berfusi dgn ISDV dan membentuk PKI…

bahkan, dulu Tan Malaka merupakan aktivis PKI yg memberontak pada Belanda tahun 1926, Tan Malaka (yang akhirnya beralih dari Komunis Murni ke arah Trotskys) adalah pendiri Partai Murba (Musyawarah Rakyat Banyak) dan beragama Islam (baik ketika masih komunis maupun setelahnya), sebagai Muslim Minang, tentu saja agama Islam merupakan fondasi bagi setiap insan Muslim di Minangkabau… bahkan beliau pernah juga menyampaikan konsep kerjasama Komunisme dengan pan-Islamisme (yang ditolak di Comintern karena sifat revolusionernya kurang kuat)

alhasil karena perjuangan beliau melawan penjajah tahun 1926 dulu, beliau disematkan sebagai Pahlawan Revolusi Nasional di Indonesia tahun 1963…

di USSR di zaman kepemimpinan Josef Stalin memang banyak gereja-gereja dihancurkan dan dijadikan gedung pemerintahan atau bangunan tak berfungsi… tindakan Stalin diluar konteks ideologi komunisme..

ya, ideologi manapun semuanya bagus (termasuk ideologi liberalisme, nasionalisme, agama, dsbnya), semua tergantung “yang menggunakannya”, apakah dia itu gila harta? atau gila kekuasaan? atau gila wanita? atau gila perang/kejahatan? semua itu kembali pada refleksi kejiwaan..

selain itu, USSR menganut komunisme yg cenderung revolusioner (diawali oleh Lenin dan Partai Bolshevik) sehingga tercipta sebuah derivatif baru dari ideologi komunisme, yaitu Marxis-Leninisme.. jadi, komunisme USSR berbeda dgn komunisme di Cina (RRC) dan Korea Utara..

bagaimana dgn sosialisme? atheis kah?

jelas tidak dan tidak ada hubungannya! salah satu pelopor sosialisme beragama Kristen justru menjunjung tinggi kebebasan beragama, yaitu Voltaire, seorang filosuf Perancis zaman Renaissance yang terkenal dgn filsafat politiknya dalam tulisannya yg tajam..

dia mendukung setiap hak-hak manusia, dan kebebasan sipil, termasuk kebebasan beragama dan hak mendapatkan pengadilan yang patut…

Voltaire

di Cina, RRC menganut komunisme, tapi di sana banyak orang Buddha, ada juga yg Muslim..

ATHEISME

tak perlu panjang lebar, atheisme adalah paham yang tidak mempercayai adanya Tuhan, baik secara wujud atau eksistensinya, dan cenderung memiliki sikap anti-theis dan heretic (mengkritik agama dengan hinaan dan cacian)..

biasanya, para penganut atheisme cenderung menganut materialisme absolut, menganalisis penciptaan sesuatu lewat kosmologi, dan memakai prinsip moralitas tanpa hukum agama… atheisme tidak sinonim dgn agnostisisme, tapi agnostisisme satu arah dan tujuan dgn atheisme..

agnostisisme (agnostik) adalah paham yang mempercayai adanya Tuhan namun Tuhan tidak akan bisa dijangkau akal pikiran manusia, baik secara lahiriah maupun batiniah, dan menolak tradisi-tradisi klenik… termasuk menolak orang-orang yang mengaku Tuhan, titisan Tuhan, dan utusan Tuhan (arti mudahnya, mereka percaya adanya Tuhan namun tidak beragama)..

sudah jelas kan perbedaannya, atheisme adalah ideologi kepercayaan sedangkan komunisme adalah ideologi politik

Referensi 
wikipedia
kaskus

Komentar
  1. Judhianto mengatakan:

    Atheis? Itu Melawan Fitrah. Ikuti tulisan saya di:
    Atheis? Itu melawan Fitrah

  2. saint kitten mengatakan:

    pengertian agnostiknya kemana mana tuh mas~ kalo percaya tuhan tapi ga beragama itu namanya deis~ kalo agnostik itu tidak tau apakah tuhan itu ada atau tidak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s